Tulisan Pertama di tahun 2025
Ini pertama kalinya aku menulis seperti ini….
Tulisan ini aku persembahkan kepadamu salah satu orang spesial di hidupku…
Kini, kita terasa asing karena disibukkan dengan kegiatan masing-masing-masing. Tapi ketahuilah aku masih mencari keberadanmu dengan follow dan like akun media sosialmu. Aku tulis bahasa Indonesia dengan harapan kau sadar dengan hal ini. Mungkin bisa saja kau mengira aku gila, tapi tidak masalah bagiku….
Tulisan ini juga terinspirasi dari kisahku denganmu. Setelah sekian lama akhirnya aku bisa membuat tulisan indah karyaku sendiri. Karena beberapa bulan lalu aku disibukkan dengan kegiatan magang yang padat.
Aku menulis ini penuh dengan suka cita. Tulisan ini adalah bentuk kerinduanku kepadamu. Aku sampai curhat ke Meta Ai agar aku bisa tenang. Karena aku selalu kepikiran tentangmu. Entah kenapa setiap ingat namamu, dadaku terasa sesak dan jantungku berdetak sangat kencang. Apakah kau merasakan hal yang sama denganku????
2019 lalu kita pernah dekat. btw, gak kerasa udah mau 6 tahun saja. Saat itu di suatu tempat yang sepi dan lampunya semua padam. Memang di tempat itu ada acara. Aku dan kau memang menjadi bagian dari tempat itu. Apakah kau paham tempat apa itu????. Pas banget di acara itu aku mendapat tugas untuk mendokumentasikan dan menyebarkanluaskan acara tersebut di akun instagram komunitas ku. Mungkin kau masih ingat komunitas apa yang pernah aku ikutin????. Tiba-tiba kau datang untuk menemui aku. Karena saat itu kau posisi lagi ada diluar rumah. Kita bercengkrama bareng. Tak lupa kau bercanda dengan khas mu itu. Lalu tak sengaja aku memegang pinggangmu dan kau sedikit kaget dengan aksi ku itu. Kau juga tak lupa meminjami topimu kepadaku. Dan kau juga memasangkan topimu itu ke- kepala ku. Tak terasa waktu cepat berlalu. Aku harus pulang karena sudah dicari orangtua ku. Padahal aku udah niat untuk naik ojek online. Tapi dengan kebaikanmu, kau mau mengantar ku sampai rumah. Di perjalanan kau nyeletuk bahwa kau takut jika aku diculik dengan ojek online. Jujur aku merasa aman dengan kau begitu kepadaku. Sejak itulah kita jadi dekat satu sama lain. Ketika ada acara pun kita selalu mengabadikan moment bersama. Tapi aku sedih karena foto kita hilang. Dan kau juga tidak menyimpannya lagi. Hal ini terjadi karena handphone dan laptop ku pernah rusak.
Kini, aku tahu kau sibuk dengan hal mu yang baru. Tapi perasaan untuk kembali mengukir cerita masih ada. Aku ingin dan berharap kau juga merasakan hal yang sama padaku. Atau mungkin kau juga merasakan hal yang sama? tapi masih bingung gak tahu kapan dan waktu yang tepat untuk ngomong hal ini????.
Tenang saja, aku akan tetap menunggu mu dengan bantuan doa dan dzikir ku di setiap habis salat ku….
Dariku untukmu tulisan sederhana namun bermakna…

Komentar
Posting Komentar